Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-judul-blog-bergerak.html#ixzz29cfUV3d1

Kamis, 02 Juni 2011

MY DAILY ACTIVITIES



my name is maya, I'm a student  at one college in jakarta. every day I wake up at 5 am to perform the morning prayer. I finished the morning prayer immediately clean up the house to help my mother. after that I immediately rushed shower to get ready go to college.arrive in college I was ready to behave each course provided by my teachers. I finished college so hours immediately rushed home.time I arrived home a short break to unwind. after that I will just eat lunch and prayer zuhur.selesai noon I will pray directly a sleep.
hours has been shown at 4 pm. I was rushing to get up to clean the house, then pray 'Asr and after that bath. after all was completed I went into the living room to watch tv with my family. I finished watching tv I hurried away to study. completed learned I was ready for bed and greet the day tomorrow. all that I do every day throughout my life. and this is my daily.


Past tense :
·         ­i finisihed the morning prayer immediately clean up the house.
·         I did not finish watching tv I hurried away to study

Present tense :
·         after that I immediately rushed shower to get ready go to college.
·          I went into the living room to watch tv with my family

adverbial clause of purpose and result :
·         I finished college so that hourse immedetely rushed home

Adverbial clause of time :
·         after that I will just eat lunch and prayer zuhur.selesai noon I will pray directly a sleep.

Senin, 18 April 2011

tugas bhs.inggris ( command & request)

Nama kelompok :
1. Annis nurhayati
2. Hartaty robiasih
3. Maya ikhlasiyah
4. Meriana herwanti
5. Rini pratiwi
6. Riri syukriati
7. Ponidah
8. Yohana mangunsong
Kelas : 1ea16

● Dialog
A : Do you like playing drum?
B : Yes, I do. Since my childhood, I like playing drum very much
A : Do you ever join drum course?
B : Yes, I do, I ever join the drum course at Yamaha Music foundation
A : What do you often play beside drum?
B : I often play guitar
A : I like guitar too, but I can’t play it, would u like to teach me play guitar?
B : Yes, certainty
A :Thanks, but play one song with your guitar for me, please.
B : I’ll do, but you must sing!
A : Oh no, I am shy, better let’s sing together!
B : Ok, open the book behind you! There are many kind new songs
A : Ok

Explanation :
1.Pada baris ke-7 dan ke-9 terdapat kalimat Request atau permintaan, ditunjukkan dengan kalimat “would u like to…” yang mana kalimat tersebut berarti “maukah kamu untuk…” sedangkan baris ke-9 kalimat Request atau permintaan juga namun dengan kalimat yang berbeda, yaitu “play one song with your guitar for me, please..” yang berarti, “maukah kamu memainkan satu lagu untukku..”

2. Sedangkan dibaris ke-10 sampai dengan baris ke-12 terdapat kalimat Command atau perintah, karena jelas terdapat kata-kata perintah seperti, “you must..”, “ let’s sing…”, “open the book..” yang artinya secara berurutan yaitu kamu harus..mari bernyanyi.. buka buku..


Your Call

waiting for your call, i'm sick, call i'm angry
call i'm desperate for your voice (CONDITION)
listening to the song we used to sing
in the car, do you remember
butterfly, early summer
it's playing on repeat, just like when we would meet (TIME)
like when we would meet

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight

stripped and polished, i am new, i am fresh
i am feeling so ambitious, you and me, flesh to flesh
cause every breath that you will take
when you are sitting next to me
will bring life into my deepest hopes, what's your fantasy?
(what's your, what's your, what's your...)

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight

and i'm tired of being all alone, and this solitary moment makes me want to come back home
(i know everything you wanted isn't anything you have)

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight
cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight





NOTE
Singer : John Joseph Vesel
Title : Your Call
Album : Awake
Year : 2007

ADVERBIAL CLAUSES

● Time : just like when we would meet …
● Condition : i'm sick, i'm angry
i'm desperate for your voice

Selasa, 08 Maret 2011

"JIKA AKU PUNYA USAHA"



RESTORAN DELICIOUS

VISI

“Develop  Traditional Indonesian     
         Cuisine To the Foreign Countries”

MISI

  •  Melestarikan masakan tradisional
  •  Menciptakan ide-ide baru agar masakan tradisonal lebih dinikmati
  • Memajukan pembangunan usaha mikro kecil & menengah
  • Memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih menyukai masakan-masakan tradisional
  • Menciptakan SDM yang baik
  • Memberikan pelayanan yang baik kepada costumer

Rabu, 16 Februari 2011

POTRET KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN SOSIAL DUNIA


  POTRET KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN SOSIAL  DI DUNIA

 
Di antara sekian banyak agenda pembangunan nasional, Tulisan ini akan menyodorkan potret pembangunan sosial di berbagai negara dalam kurun waktu 25 tahun (1970-95) berdasarkan Indek Kemajuan Sosial (Index of Social Progress-ISP) yang dikembangkan oleh Richard J. Estes, profesor Pekerjaan Sosial dari School of Social Work, University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Meski memiliki persinggungan dengan indek pendahulunya, ISP lebih komprehensif ketimbang index/indikator sebelumnya seperti GNP, Physical Quality of Life Index, bahkan Human Development Index yang dikembangkan UNDP. ISP terdiri dari 45 indikator sosial yang dikelompokkan dalam 10 sub-indek: pendidikan, status kesehatan, status wanita, pertahanan keamanan, ekonomi, demografi, partisipasi politik, keragaman budaya, dan usaha kesejahteraan sosial.
 
Gambaran Umum
 
Situasi sosial dunia dewasa ini ditandai kontraiksi. Meskipun sejak tahun 1970 pembangunan sosial beberapa negara mengalami kemajuan, sebagian besar bangsa masih dilanda perang, konflik sipil, pelanggaran HAM, pemerintahan korup, tekanan penduduk dan kemiskinan. Keadaan fisik dunia pun terus memprihatinkan. Masyarakat di berbagai belahan dunia menghadapi penurunan kualitas hidup akibat polusi, deforestasi, erosi tanah, kepunahan binatang, bencana alam, dan degradasi lingkungan hidup serta keragaman hayati.
 
Sebuah studi komprehensif yang dilakukan Bank Dunia memperkirakan bahwa 1,2 milyar penduduk dunia hidup dalam kemiskinan. Setengah dari jumlah itu, hidup dalam kemiskinan absolut: tidak mampu memenuhi kebutuhan fisik minimum yang paling dasar sekalipun. UNDP memperkirakan bahwa 2/3 penduduk miskin di dunia berada di 9 negara Afrika-Asia dan 1 Amerika Latin: Ethiopia, Nigeria, Bangladesh, India, Indonesia, Pakistan, Pilipina, Cina, Viet Nam, dan Brazil. Sebagian besar penduduk miskin adalah wanita dan anak-anak di pedesaan. Kondisi kemiskinan sangat akut terutama pada keluarga yang dikepalai wanita yang suaminya pergi ke kota mencari pekerjaan. Seperti dilansir UNDP (1994), dunia kini bukan saja sedang mengalami globalisasi ekonomi, melainkan juga globalisasi kemiskinan. “Kemiskinan kini tidak lagi mengenal batas negara. Kemiskinan telah menjadi fenomena global. Ia berjalan menyebrangi perbatasan, tanpa paspor, dalam bentuk perdagangan obat-obat terlarang, penyakit, polusi, migrasi, terorisme, dan ketidakstabilan politik.”
 
Dua masalah serius yang menyebabkan rendahnya pembangunan sosial di negara-negara berkembang dan terbelakang adalah tekanan penduduk dan kemiskinan. Tingkat pertumbuhan penduduk dunia tahun 1995 mencapai 1,7%. Dengan tingkat pertumbuhan itu, jumlah penduduk dunia akan mencapai 6,1 miliar di tahun 2000, 7 miliar di tahun 2010, dan 8,2 miliar pada tahun 2025. Ironisnya, 80% dari pertumbuhan penduduk dunia sejak tahun 1960 terkonsentrasi di Asia, Afrika dan Amerika Latin, dan 95% dari peningkatan ini terkonsentrasi di negara-negara miskin di wilayah tersebut.
Tiga Kecenderungan
 
Berdasarkan studi terhadap 160 negara, Estes (1998) mengklasifikasikan potret pembangunan sosial kedalam tiga kategori: Negara Maju (World Social Development Leaders), Negara Berkembang Menengah (Middle Performing Countries), dan Negara Berkembang Terbelakang (Socially Least Developing Countries). 
 
Karakteristik Pembangunan Sosial
 
Terdapat 33 negara yang masuk kategori Negara Maju. Sebanyak 26 negara berada di kawasan Eropa (Prancis, Jerman, Belanda, Inggris,dst.) dan 6 diantaranya masuk bagian Eropa Timur dan Tengah (Bulgaria, Hongaria, Polandia, Slovenia, Republik Slovak dan Czechnya). Dua negara, Estonia dan Ukraina, merupakan negara yang baru merdeka dari bekas Uni Sovyet. Mayoritas negara-negara ini memiliki sejarah demokrasi yang kukuh dan sistem ekonomi terbuka. Kondisi ekonominya sangat baik dan stabil. Rata-rata GDP mencapai $18.700 dengan inflasi yang relatif rendah (3,1%). Tingkat tabungan dan investasi tinggi, sedangkan utang luar negerinya sangat rendah. 
 
Sebagian besar Negara Maju adalah negara kecil dengan penduduk kurang dari 25 juta dengan tingkat pertumbuhan penduduk 0,4% per tahun. Tingkat kematian bayi di negara-negara ini sangat rendah, hanya 8 orang per 1000 kelahiran hidup. Sedangkan usia harapan hidup mencapai 79 tahun dengan ketergantungan anak hanya 20%. Sebagian besar penduduknya (98%) dapat membaca dan melanjutkan pendidikan tinggi. Satu faktor utama yang menyebabkan majunya pembangunan sosial di negara-negara ini adalah adanya jaminan sosial universal yang melindungi setiap penduduknya dari resiko kehilangan pendapatan, seperti kecelakaan kerja, sakit, cacat, masa tua, hamil, dan pengangguran. Sebesar 46% dari GNP-nya dikeluarkan untuk mebiayai berbagai pelayanan sosial dan kesehatan (OECD, 1996).
 
Negara-negara yang masuk kategori Negara Berkembang Menengah menyebar diseluruh wilayah geografis: Asia (36 negara), Amerika Latin (22), Afrika (10), dan Oceania (1). Sebagian besar negara-negara ini telah memiliki apa yang disebut “social ingredients” yang diperlukan untuk mencapai kondisi sosial dan ekonomi maju, seperti stabilitas politik, dinamika ekonomi, akses ke sumber daya alam (khususnya enegi), kualitas kesehatan, pendidikan dan sistem jaminan sosial. GNP per kapita di Negara Berkembang Menengah juga relatif tinggi, sekitar US$4910 dengan pertumbuhan 2,3% per tahun dan laju inflasi 7% per tahun. Tingkat pengangguran relatif rendah, sekitar 13,1% dari jumlah angkatan kerja. Namun demikian, beberapa negara masih memiliki kondisi sosial ekonomi yang rentan, seperti pemerintahan korup, jumlah dan pertumbuhan penduduk tinggi, tingginya pengangguran dan meluasnya kemiskinan.
 
Negara yang termasuk kategori Negara Berkembang Terbelakang berjumlah 38. Sebagian besar berada di Afrika (29 negara), 7 negara di Asia,1 negara di Amerika, dan 1 negara di Pasifik Selatan. Terbelakangnya pembangunan sosial di negara ini terlihat dari rendahnya kualitas hidup, seperti rendahnya usia harapan hidup (51 tahun), tingginya kematian bayi (110/1000) dan anak (177/1000). Tingginya kematian bayi dan anak merupakan yang tertinggi di dunia yang diakibatkan oleh infeksi dan penyakit menular. 
 
Jumlah dan pertumbuhan penduduk di Negara Berkembang Terbelakang sangat tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya penggunaan alat KB dan tingginya migrasi internal. Yang penting dicatat, migrasi penduduk di negara-negara ini tidak hanya dipengaruhi oleh motive ekonomi, melainkan juga oleh perang, konflik sipil dan ketidakstabilan politik. Konsekuensi sosial dari tingginya migrasi ini adalah (a) penelantaran anak, lanjut usia, dan kelompok tidak produktif di daerah pedesaan, (b) melemahnya, atau bahkan hilangnya, nilai-nilai tradisional dan keeratan keluarga, (c) memudarnya budaya dan praktek pertanian, (d) meluasnya kemiskinan, kekurangan gizi, dan kematian dini bagi orang yang tidak dapat bertahan hidup di kota besar yang padat polusi dan penduduk. Hingga hari ini, belum ada satu negarapun yang mampu mengatasi problema migrasi ini dengan efektif. 
 
Rata-rata GDP di negara-negara berkembang terbelakang ini sekitar US$950. Pertumbuhan ekonominya juga sangat rendah, hanya sekitar 3% dengan inflasi tinggi, mencapai 37%. Sarana komunikasi dan transportasi sangat terbatas, serta daya saing di pasar internasional juga sangat terbatas. Tabungan pemerintah dan sektor swasta sangat rendah, sementara utang luar negerinya sangat tinggi. Pemerintahan di sebagian besar negara ini sangat sentralistik. Roda ekonomi sangat tergantung pada gabungan antara pinjaman luar negeri, bantuan negara donor, dan investasi swasta dari luar negeri. Tingkat pengangguran di Negara Berkembang Terbelakang juga sangat tinggi. Meski secara resmi tercatat 20%, kenyataannya bisa lebih dari itu. Pengangguran terutama dialami oleh wanita, laki-laki berusia lebih ari 45 tahun, para penyandang cacat dan buta hurup. 
 
Pengeluaran negara untuk program sosial sangat minimal. Sebagian besar negara bahkan tidak menyediakan asuransi dan jaminan sosial untuk pengangguran, sakit, hamil, kematian, dan cacat. Ironisnya, pengeluaran negara untuk Hankam di negara-negara ini mencapai 4,6% dari GNPnya yang berarti 50% lebih tinggi dari pada di Negara Berkembang Menengah. 
 
Kecenderungan
 
Menurut studi ini, ada tiga kecenderungan yang perlu di catat. Pertama, negara-negara yang masuk kategori Negara Maju berpusat di tiga wilayah, yaitu Australia-Selandia Baru dengan skor ISP rata-rata sebesar 84,5, Eropa (82,8) dan Amerika Utara (80,4). Ironisnya, negara-negara ini juga mengalami penurunan ISP cukup drastis dalam periode 1990-95. Amerika Utara mengalami penurunan sebesar 14%, Eropa 9%, dan Australia-Selandia Baru 9%. Penurunan ini disebabkan oleh kesulitan ekonomi yang melanda wilayah tersebut yang memuncak di tahun 1990 dan berdampak terus hingga 1995. 
 
Kedua, secara individu kategori Negara Maju didominasi oleh negara yang menerapkan sistem Negara Kesejahteraan (welfare state). Denmark meduduki peringkat 1 dengan skor ISP mencapai 98,4, diikuti oleh Norwegia (95,6), Austria (93,2), Swedia (93,1), dan Finlandia (90,8). Di negara-negara ini 40% dari anggaran belanja negaranya dikeluarkan untuk pembangunan sosial. 
 
Ketiga, mayoritas negara-negara yang berkategori Negara Berkembang Menengah terletak di kawasan Amerika Latin dengan skor ISP rata-rata 53,1 dan Asia (41,2). Sedangkan kategori Negara Berkembang Terbelakang terkonsentrasi di wilayah Afrika (20,1).  Pengeluaran negara untuk pembangunan sosial di negara-negara ini tidak lebih dari 10%, dan umumnya lebih kecil daripada anggaran untuk Hankam.
 
Refleksi
 
Potret pembangunan sosial di dunia memperlihatkan bahwa negara-negara di dunia telah sampai pada titik persimpangan yang kritis. Beberapa negara terlihat mengalami kemajuan yang berarti, namun sebagian besar lagi masih menyimpan potensi untuk bergerak maju atau bahkan terjerembab ke belakang. Sistem ekonomi dan politik yang terbuka yang dipadukan dengan komitmen pemerintah menyelenggarakan program sosial, merupakan kunci keberhasilan negara-negara maju dalam meningkatkan kesejahteraan sosial penduduknya. Sistem ekonomi suatu negara, tidak menghalangi pemerintah untuk memberikan pelayanan sosial terbaik bagi penduduknya. Di negara-negara yang menganut sistem ekonomi pasar bebas, negara bertanggungjawab memberikan pelayanan sosial (pendidikan, kesehatan, jaminan sosial) kepada penduduknya secara luas dan merata serta dijamin oleh kebijakan publik yang mengikat. 
 
Harus diakui bahwa pembangunan sosial di Indonesia masih belum mendapat prioritas yang memadai, terutama jika dilihat dari rendahnya anggaran pemerintah untuk usaha-usaha kesejahteraan sosial (UKS) yang tidak pernah lebih dari 2% total pengeluaran pemerintah. Direstrukturisanya Depsos menjadi BKSN (Badan Kesejahteraan Sosial Nasional) menunjukkan kekurang seriusan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan sosial. Alasan pemerintah untuk menyerahkan sebagian besar (bahkan mungkin kelak seluruhnya) fungsi dan tugas pelayanan sosial (social services) kepada masyarakat menandai lemahnya komitmen dan tanggungjawab pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada rakyatnya. Pengeluaran sosial seringkali dilihat sebagai beban pemerintah, bukan sebagai investasi sosial yang penting dan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan berkesinambungan.
   
OLEH : Edi suharto

Kamis, 25 November 2010

kerja perencanaan


KERJA PERENCANAAN
DEFINISI PERENCANAAN.
Perencanaan adalah proses memutuskan tujuan-tujuan apa yang akan dikejar selama suatu jangka waktu yang akan datang dan apa yang dilakukan agar tujuan-tujuan itu dapat tercapai.setengah orang mengungkapkan perencanaan sebagai suatu pendekatan terorganisasi terhadap persoalan-persoalan yang akan datang dan menguraikannya secara lambat laun membentuk pola sekarang untuk kegiatan yang akan datang.perencanaan tidak bersangkut paut dengan eputusan-keputusan yang akan datang,tetapi dengan dampak yang akan datang dari keputusan-keputusan yang sekarang. Perencanaan menjembati lowongan antara dimana anda berada dan kemana anda hendak pergi.

JENIS-JENIS RENCANA :
Rencana-rencana dengan mudah  dapat digolongkan sebagai berikut :
1.       growth plans”-rencana- pertumbuhan : rencana-rencana ini memetakan arah,ke mana organisasi itu bergerak,tujuan-tujuannya dan cepatnya gerak ekspansi yang dicari. Cara rasional untuk menjamin pertumbuhan yang diinginkan ialah dengan keterkaitan anggota-anggota manjemen yang cakap dengan pertumbuhan dan dengan perencanaan pertumbuhan sendiri.

2.       profit plans”rencana-rencana keuntungan : biasanya jenis perencanaan ini dipusatkan pada keuntungan per produksi atau kelompok produksi.dikepalai oleh seorang perencana keuntungan seluruh rencana menuju ke usaha dan pengeluaran  minimum untuk mewujudkan  keuntungan yang maksimum.

3.       “user plans”-rencana pemakaian : bagaimana cara memasarkan suatu hasil atau jasa yang dipilih,atau lebih baik melayani suatu pasaran terpilih dijawab dengan suatu rencana pemakaian.biasanya dinamakan “product planning”-perencanaan hasil –atau “market planning”-perencanaan pasaran-jenis perencanaan ini sangat terkenal.

4.       “personal management plans”-perencanaan urutan kepegawaian : rencana-rencana untuk menarik perhatian,mengembangkan dan mempertahankan anggota-anggota manajemen makin lama makin penting.penggolongan rencana-rencana menurut jangka waktu yang diliputinya adalah biasa.rencana –rencana yang meliputi 2-5 tahun dinamakan jangka pendek atau panjang tergantung dari organisasinya.

fungsi-fungsi manajemen


FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Penting untuk diingat,bahwa manajemen adalah suatu bentuk kerja.manajer, dalam melakukan pekerjaannya harus melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang dinamakan “FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN”,yang terdiri dari :
1.       PLANNING                   : menentukan tujuan-tujuan yang hendak dicapai selama suatu masa yang akan datang dan apa yang harus diperbuat agar dapat mencapai tujuan-tujuan itu.
2.       ORGANIZING             : menentukan berbagai kegiatan penting dan memberikan kekuasaan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan itu.
3.       STAFFING                    : menentukan keperluan-keperluan sumber daya manusia,pengerahan,penyaringan,latihan dan pengembangan tenaga kerja.
4.       MOTIVATING            : mengarahkan atau menyalurkan perilaku manusia kearah tujuan-tujuan.
5.       CONTROLLING          : mengatur pelaksanaan tujuan-tujuan ,menentukan sebab-sebab penyimpangan-penyimpangan dan mengambil tindakan-tindakan korektif jika perlu.

Seorang manajer tingkat 1 (pengawas) mungkin menggunakan kombinasi :
10%        perencanaan
10%        pengaturan
40%        pemberian motivasi
30%        pengawasan.
Seorang manajer tingkat puncak mungkin menggunakan kombinasi :
30%        perencanaan
20%        pengorganisasian
20%        penggunaan pegawai
15%        pemberian motivasi
15%        pengawasan.
Hal ini disebabkan karena tingkat  keahlian perorangan yang berbeda-beda atau dari factor-faktor lingkungan.
Pengarang: George r.terry,leslie w.rue

Pengertian manajemen


PENGERTIAN MANAJEMEN
MANAJEMEN adalah suatu proses atau kerangka kerja,yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan yang organisasional yang nyata. Selain itu manajemen juga dapat diartikan sebagai suatu pokok pembhasan yang bersifat universal dan konsep itu menarik peneliti-peneliti dan para praktisi dari bidang-bidang yang sangat beraneka ragam termasuk ilmu-ilmu ekonomi,psikologi,sosiologi,ilmu politik,dan matematika.
Ada 5 macam proses pendekatan utama dalam perkembangan dan kegunaan manajemen yaitu;
  1. 1.       PROSES PENDEKATAN OPERASIONAL
Proses pendekatan ini memusatkan perhatiannya pada fungsi-fungsi dasar manjemen.  Dari jenis atau tingkat organisasi; tetapi mereka juga mengakui bahwa lingkungan-lingkungan internal maupun eksternal,dalam mana proses manajemen itu dilakukan,sangatberbeda-beda diantara organisasi-organisasi dan pada berbagai tingkat.

  1. 2.       PROSES PENDEKATAN PRILAKU MANUSIA
Inti dari pendekatan ini adalah manusia.hal ini memberikan manajemen metode-metode dan konsep ilmu-ilmu sosial yang bersangkutan,khususnya psikologi dan atropologi.penekanan diberikan kepada hubungan-hubungan antara perorangan serta dampaknya.

  1. 3.       PROSES PENDEKATAN SISTEM SOSIAL
Pendekatan ini memandang manajemen sebagai suatu system interrelasi budaya,secara sosiologis berurusan dengan berbagai kelompok sosial dan hubugan-hubungan budayanya serta berusaha menyatukan kelompok-kelompok ini kedalam suatu system sosial.pendekatan ini memperhitungkan kelahiran manfaat dan fungsi suatu organisasi “ORGANISASI INFORMAL”yang dianggap menjadi sesuatu,sebagai akibat kekuatan-kekuatan sosial.

  1. 4.       PROSES PENDEKATAN SISTEM-SISTEM
Suatu system dapat dipandang sebagai suatu kumpulan atau himpunan 2 komponen atau lebih yang saling berada dalam pola hubungan tertentu. Sebuah system adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan beraksi.

  1. 5.       PENDEKATAN KUANTITATIF
Pendekatan ini menggunakan model-model matematika dan proses ,hubungan-hubungan dana yang dapat diukur.pendekatan kuantitatif telah menunjukan kegunaan manajerial yang besar.pengakuan adanya hambatan-hambatan yang pasti dan penggunaan proses yang logis memberikan sang manajer suatu cara atau alat yang ampuh untuk menyelesaikan persoalan-persoalan manajemen  tertentu yang kompleks.